Cahaya Takkan Kembali
(Penulis
: Nur Chanifah N)
Gemericik
hujan yang syahdu... Kegelapan datang menghalau cahaya...Pudar perlahan jiwa
raga ini... Mengembara raga tak berdaya ... Kini lenyaplah sudah jati diriku...
Kemanakah
kau Pergi? Kini kau hilang bagai ditelan alam semesta ini...
Kemanakah
kau Pergi?? Kemana?? Ku berlari ke dunia ini..Ku menunggu..Ku berdiri di jalan
tak pasti...Dan kau? kau tak disini..
Kemanakah
kau Pergi? Lelah ku cari... Lelah ku
menunggu... Hidup tak berarti tanpa dirimu
Sinar
yang hilang, jiwa tak tenang... Semakin dalam jiwa ragaku tenggelam... Hujan
badai temaniku tuk pulang..Dinginnya malam tak mampu ku tahan..kau tetap tak
kembali pulang...
Mentari
bersinar, seindah terang bulan kini... kau tak kembali... Kemanakah aku harus
pergi? ku cari jejakmu dalam khayalku... walaupun deras air langit menetes, kau
tetap tak kembali... Dimanakah kini ku dapatkan cahaya? Cahaya mentari yang
berwarna warni seperti dulu kala?
Kasih..
kini kau hilang tanpa bicara. Rintihan rindu melanda... Redup cahaya hati lara
ini. Kenangan yang menusuk jiwa... Dunia yang gelap...Hati yang dingin...
semesta bicara tanpa bersuara... risau hati tak kunjung berhenti... Dan kau?
kau tak akan kembali lagi...
Ku
termenung menatap alam ini...langitpun menangis ketika kau pergi tak kembali...
Dimanakah kini ku dapatkan cahaya hati penuh cinta seperti dulu kala? Tak ada lagi
yang melengkapi hariku... Oh...hanya dirimu takkan terganti... Selamanya...
Sirna
sudah janji yang terucap.. Hilang sudah harapan ini... kini? Kini?... kini kau
pergi dan takkan kembali ke dunia ini... Hatiku berantakan jiwaku
berhamburan... kini hanyalah kenangan takkan terlupakan... Kini hanyalah bayangan
semu yang menemani hariku... dan kini hanyalah sepucuk harapan khayalku.. bertemu
di alam yang kau tempati...
Walaupun
alam berbeda,waktu berbeda dan... jarak yang tak terukur... ku disini...
merindukanmu tak kenal waktu dan tak terbalas... dan disinilah... ku hanya bisa
mendoakan yang terbaik untukmu...
Surabaya,
21 July 2017.
